ACT Kepri Tetap Beroperasi Meski Kantor Pusat Diterpa Isu Tak Sedap

ACT Kepri
Kantor ACT Kepri di Sukajadi Kecamatan Batam Center (foto: jim)

Batamline.com, Batam – Aksi Cepat Tanggap (ACT) tengah menjadi perbincangan di semua kalangan dan menjadi topik hangat di media sosial. Lembaga yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan itu diduga menyelewengkan dana umat.

Para petinggi ACT disebut-sebut gunakan dana ACT untuk memperkaya diri. Bahkan, Densus 88 Mabes Polri juga melirik ACT atas dugaan mengalirkan dana ke teroris. Lalu, bagaimana dengan ACT Kepri?

Read More

Baca: Penyelewengan Dana Amal, Petinggi ACT Diduga Perkaya Diri dari uang Sodaqoh

Baca: Temuan PPATK Diduga ACT Alirkan Dana ke Teroris, Densus 88 Dalami Informasi

Menanggapi hal tersebut, Nofran, Plt. BM ACT Kepri saat ditemui Batamline.com di Sukajadi mengatakan, saat ini ACT pusat telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Sebagai sebuah lembaga kemanusiaan global, dengan kiprah di 47 negara dan sepanjang tahun 2020 telah melakukan 281.000 aksi, ACT merasa perlu untuk memberikan beberapa pernyataan untuk melakukan klarifikasi,” ujar Nofran, Selasa (5/7/2022).

Nofran menyebutkan, terkait dengan pemberitaan di media massa, serta percakapan di sosial media, ACT siap menghadapi dinamika lembaga serta situasi sosial ekonomi paska pandemi, sejak Januari 2022, ACT telah melakukan restrukturisasi organisasi.

“Selain melakukan penggantian Ketua Pembina ACT, dengan 78 cabang di Indonesia, serta tiga representative di Turki, Palestina, dan Jepang, ACT melakukan banyak perombakan kebijakan internal. Ini penting dilakukan untuk mendorong laju pertumbuhan organisasi,” tegasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *