Baru Bebas Penjara, Residivis Bobol 2 Rumah Warga di Dabo Singkep

Pelaku pencurian
Konferensi pers ungkap kasus di Polsek Dabo Singkep

Batamline.com, Lingga – Unit Reskrim Polsek Dabo Singkep meringkus pelaku pencurian, DMS (20) di dua TKP di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Dimana, pelaku melakukan aksinya di RT 003 RW 006 Kelurahan Sungai Lumpur pada, Senin (21/8/2023) dan TKP kedua, di RT 003 RW 003 Kelurahan Sungai Lumpur pada tanggal Sabtu, (26/8/2023). Penangkapan dilakukan kurang dari 1×24 jam usai polisi menerima laporan korban kedua.

Read More

Penangkapan ini dilakukan berkat peran dari masyarakat dan Bhabinkamtibmas Desa Resang, Brigadir Aldomoro. Brigadir Aldomoro mendapatkan informasi adanya orang yang dicurigai sebagai pelaku yang melakukan pencurian.

Pada saat melakukan penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Dabo Singkep dan Bhabinkamtibmas Desa Resang, didapati pelaku berada di Desa Batu Berdaun.

Kapolsek Dabo Singkep, Iptu Rohandi P Tambunan mengatakan, pelaku melakukan aksinya dengan memecahkan kaca rumah korban lalu mengambil sepeda motor dan handphone.

“Jadi tersangka ini memanjat pagar rumah korban di daerah Pertanian sekitar pukul 22.15 WIB dan memecahkan salah satu kaca untuk pelaku masuk,” kata Rohandi.

Dia menyampaikan, setelah berhasil masuk pelaku masuk ke kamar korban dan mendapatkan satu buah kunci motor dan satu unit handphone merk oppo.

“Kemudian barang hasil curian tersebut dia jual di Forum Jual Beli di facebook dengan harga Rp1,5 juta,” ujarnya.

Saat melakukan penyidikan, kata dia, ternyata pelaku juga melakukan pencurian di TKP lainnya dengan mengambil laptop dan dijual di melalui facebook dengan harga Rp1 juta. Pelaku juga mencuri pakaian, dan tas korban.

“Pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan parang untuk mencongkel rumah-rumah korban,” katanya lagi.

Rohandi menjelaskan, bahwa pihaknya juga mengamankan dua orang penadah barang bukti hasil curian dari pelaku DMS.

“Dimana penadah sepeda motor sempat mengganti plat nomor polisi dengan yang baru, dan ini juga baru pertama kali mereka membeli barang tersebut dengan harga yang murah. Sehingga penadah kita lakukan penahanan,” ungkapnya.

Diketahui, pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama, yakni pencurian. Yang mana, pelaku baru menjalankan asimilasi dua bulan dengan sisa 7 bulan.

Barang bukti yang diamankan, berupa 1 unit handphone merk Oppo, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hitam, satu bilah parang, pakaian, dan tas milik korban.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat). Ia terancam penjara 7 tahun kurungan. Sementara penadah dikenakan Pasal 480 dengan ancaman 4 tahun penjara. (aji)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *