BC Batam Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyelundupan Satu Kontainer Mikol Rp 6,9 Miliar

BC Batam amankan mikol Rio Cocktail kontainer bermuatan mikol ilegal penyelundupan mikol
BC Batam amankan kontainer muatan mikol di Pelabuhan Batuampar

Batamline.com, Batam – Setelah menetapkan seorang pengusaha di Batam, AND sebagai tersangka, Bea dan Cukai (BC) Batam kembali menetapkan tersangka baru kasus penyelundupan satu kontainer minuman beralkohol (Mikol).

Tersangka baru tersebut berinisial TS. Hal ini diungkapkan Kabid BKLI Bea dan Cukai Batam, Rizki Baidillah.

Read More

Penetapan TS berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka AND. “Berdasarkan hasil keterangan dari keterangan tersangka AND dan pemeriksaan saksi-saksi lainnya sehingga kita mendapatkan satu tersangka lainnya,” kata Rizki, Senin (26/2/2024).

TS sendiri dalam kasus penyelundupan satu kontainer mikol senilai Rp6,9 milyar ini bertindak sebagai broker yang mencarikan importir untuk memasukkan mikol ke Batam.

Meski penyidik sudah menetapkan AND dan TS, bukan berarti penyidikan atas penyelundupan kontainer ini berakhir. “Kita masih terus mengungkap kasus ini hingga terang benderang,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, petugas Bea dan Cukai Batam mengamankan satu unit kontainer berwarna biru di kawasan Tunas, Batu Aji, Batam. Kontainer dari Singapura ini berisi ribuan botol minuman beralkohol berbagai merek.

Satu kontainer bewarna biru dengan logo Legend tersebut diketahui bermuatan 30.864 botol mikol. Yang terdiri dari, 6.504 botol mikol golongan C dan 24.360 botol minuman beralkohol golongan A, dengan total nilai barang mencapai Rp6,9 miliar.

Kontainer ini masuk ke Batam melalui pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar. Indikasi penyelundupan atas isi kontainer sudah dalam pantauan petugas BC Batam sejak barang dikirim dari Singapura.

Meski sudah berlabuh mulus di Batam, namun pihak importir maupun pemilik barang tidak mengajukan dokumen barang masuk atau PPFTZ01. Bahkan selang berapa hari, kontainer dibawa keluar setelah memperlihatkan SPPB yang diduga dipalsukan.

Tak ingin buruan lepas, pihak Bea dan Cukai Batam membiarkan kontainer tersebut leluasa keluar dari pelabuhan Bintang 99. “Kita lakukan Control Delivery. Hasilnya, kontainer dibawa ke gudang tepatnya di kawasan Tunas, Batu Aji Batam,” ungkap Rizki beberapa waktu lalu.

Dengan ditangkapnya AND, diharapkan akan semakin membuat terang siapa saja orang orang yang ada dibelakang AND. Termasuk dugaan keterlibatan oknum aparat. (jim)

Related posts