Biaya Evakuasi Rp1,3 Miliar Belum Dibayar, MV Sahraz yang Karam di Perairan Batam Digugat

  • Whatsapp
MV Sahraz
Kapal kargo MV Sahraz

Batamline.com, Batam – Dua unit kapal jenis cargo yang diketahui dengan nama lambung MV Shahraz dan MV Samudra Sakti 1 yang sedang melintasi perairan Selat Philip, perbatasan antara Singapura dan Indonesia, kandas dan menabrak hamparan batu karang di Batuberantai Pulau Sambu, Kota Batam, Kepulauan beberapa waktu lalu.

Persoalan Kapal Super Tanker MV Sahraz, masih menyisahkan permasalahan. Sejumlah Perusahaan yang terlibat dalam evakusi badan kapal tersebut mengaku belum dibayar hingga mengajukan gugatan di Pengadilan Negri (PN) Batam.

Bacaan Lainnya

Penasehat Hukum PT DMS Risman Rianto mengatakan, pihaknya membawahi empat perusahaan yang terlibat piutang oleh management Kapal MV Sahraz atas sejumlah pekerjaan dan evakuasi badan kapal dari lokasi kandas di Perairan Pulau Sambu. Namun, hingga kini pembayaran belum dilunasi.

“Sejauh ini, pekerjaan yang dilakukan mencakup pembersihan minyak kapal hingga pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Total kerugian ditafsir sekitar Rp 1,3 miliar dari seluruhnya aktifitas tersebut. Perkaranya telah kita daftarkan ke PN Batam,” kata Rianto, Kamis (10/2).

Menurut Risman, kliennya yang merupakan empat perusahaan tersebut tidak hanya dirugikan secara materil, namun sejumlah perusahaan merasa dipermainkan oleh pihak pemilik Kapal MV Sahraz. Pasalnya, mereka menyatakan telah membayar ke pihak lain dan tidak bersedia melakukan pembayaran kembali.

“Tindakan ini merupakan wanprestasi maka telah sepantasnya perkara ini masuk ke ranah hukum yang menyertai. Bahwa berdasarkan ketentuan UU dalam KUH Perdata, sebab ada kewajiban yang tidak dipenuhi yang mana telah disepakati bersama dalam perjanjian kerja,” tegasnya.

Baca: Beredar Video Pelaku Pencuri Tempat Pemandian Mayat di Sagulung Tertangkap Warga, Polisi: Belum Ada Informasi

Sebelumnya, dua unit kapal jenis cargo yang diketahui dengan nama lambung MV Shahraz dan MV Samudra Sakti 1 yang sedang melintasi perairan Selat Philip, perbatasan antara Singapura dan Indonesia, kandas dan menabrak hamparan batu karang di Batuberantai Pulau Sambu, Kota Batam, Kepulauan (Riau, Senin (11/5/20) lalu.

Kapal Sharaz yang merupakan kapal jenis super kargo dengan IMO 9349576 dan MMSI 422031500 diketahui berbendera Iran. Kapal ini juga, tercatat memiliki data callsign EPBR2, Length/Beam 300/40 m serta current draught 14.6 m. Sedengkan kapal satunya, yakni MV Samudra Sakti 1 yang juga kapal jenis kargo dengan IMO : 9238258, MMSI : 525500108, Callsign : YCUW2, Length/Beam : 151/26 m serta Current draught : 5.4 m, diketahui berbendera Indonesia. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.