Dalam 1 Hari, Polresta Barelang Ungkap Dua Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur

  • Whatsapp
prostitusi anak di bawah umur
Konferensi pers pengungkapan prostitusi di Batam (foto: BL)

Batamline.com, Batam – Unit 1 Judisila Sat Reskrim Polresta Barelang mengungkap dua kasus prostitusi anak di bawah umur. Dua kasus eksploitasi anak di bawah umur ini diungkap pada Kamis (14/4/2022) di salah satu hotel Kota Batam pada jam berbeda.

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut jika ada prostitusi anak di bawah umur di salah satu hotel di kawasan Lubukbaja. Dimana, anak di bawah umur dijadikan PSK dan bisa dipesan melalui aplikasi WhatsApp.

Kasat Reskrim Polresta Barelang mengintrogasi pelaku (foto: BL)

“Pemesanannya melalui WhatsApp,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman saat gelar konferensi pers, Rabu (20/5/2022) sore.

Mendapat informasi tersebut, Unit 1 Judisila Sat Reskrim Polresta Barelang yang dipimpin Kanit 1 Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Pandu Renata Surya dan Kasubnit I Judisila, Ipda Dodi Setiawan melakukan undercover sebagai tamu untuk memesan wanita bokingan.

Baca: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Angkot, Tikaman di Leher Sebabkan Kamatian Korban

“Pada Kamis (14/4/2022) pukul 16.30 WIB, Unit I Judisila Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil menangkap satu orang mucikari bernama Maharani di salah satu kamar hotel di Kota Batam,” katanya lagi.

Maharani, mucikari ini diamankan polisi saat ia mengantarkan seorang PSK anak di bawah umur berinsial DS (14) ke pelanggan. Terbukti menjajakan anak di bawah umur sebagai PSK, Maharani langsung digelandang ke Polresta Barelang bersama korban, DS.

“Maharani mengeksploitasi anak di bawah umur dengan harga Rp2 juta. Korban (DS) diberi Rp 800 ribu dan sisanya untuk dia,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.