Demokrat Duga Jokowi Siapkan Putranya Maju ke Pilgub DKI, Djarot: Pola Pikirnya Dangkal

  • Whatsapp
demokrat
Dari kiri, Djarot Saiful Hidayat, Gibran Rakabuming Raka dan, Irwan (ist)

Batamline.com, Batam – Partai Demokrat melihat ada kejanggalan di balik dihentikannya pembahasan revisi UU Pemilu. Wasekjen Partai Demokrat Irwan melihat ada kepentingan kekuasaan di balik penundaan RUU Pemilu

Ia menduga Presiden Joko Widodo atau Jokowi sedang mempersiapkan putranya, Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilgub DKI Jakarta 2024 nanti.

Bacaan Lainnya

“Apakah ada faktor baru yang membuat pemerintah merubah kebijakan politik pilkada dengan menundanya ke tahun 2024? Mungkinkah keputusan ini dilatari oleh kemungkinan Presiden Jokowi mempersiapkan keberangkatan Gibran dari Solo ke Jakarta? Karena dirasa terlalu cepat jika Gibran berangkat ke Jakarta tahun 2022,” kata Irwan dilansir Batamline.com dari Tribunnews.com, Kamis (11/2/2021).

Irwan heran perubahan sikap parpol yang menolak kelanjutan pembahasan RUU Pemilu berbarengan dengan sikap Presiden Jokowi yang menolak pembahasan RUU Pemilu.

Baca: 5.760 Pasien Positif Covid-19, Tiga Kecamatan di Batam Zona Kuning

Padahal, sebelumnya seluruh fraksi sudah menyepakati RUU Pemilu masuk Prolegnas Prioritas 2021 yang diputuskan Badan Legislasi (Baleg) DPR.

“Kecurigaan bahwa pemerintah dan parlemen hanya memikirkan kepentingan kekuasaan semata sangat susah untuk dibantah,” ujarnya.

Irwan mengatakan, tentu hal itu akan mengundang pertanyaan publik karena inkonsistensi yang ditunjukkan parlemen dan pemerintah.

Atas dasar itu, Demokrat tetap mendorong dilanjutkannya pembahasan revisi UU Pemilu.

“Kami di Partai Demokrat konsisten mendukung revisi UU Pemilu dan menolak pilkada 2022-2023 ditunda ke tahun 2024,” ucap Irwan.

Djarot Saiful Hidayat: pola pikirnya sangat pragmatis dan dangkal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *