DPRD Soroti Pemko Batam, Caknur: Kurangnya Komitmen Membuat Kinerja Belum Maksimal

  • Whatsapp
Dprd batam
Ketua DPRD Batam, Nuryanto. (Red)

Batamline.com, Batam – Puluhan Peraturan Daerah (Perda) yang telah disahkan, sejauh ini belum berjalan dengan maksimal. Komitemen Pemerintah Kota (Pemko) sangat diperlukan dalam menjalankan hal tersebut.

Penilaian itu, langaung diutarakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto, saat menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Kota Batam, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Batam, di Hotel Harmoni One, Selasa (5/4/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Perda sebagai produk hukum daerah semestinya mampu menjawan kebutuhan dan dinamika pembangunan di Kota Batam.

“Kurangnya komitmen dari pemerintah Kota Batam dalam menjalankan produk hukum daerah, membuat banyaknya Perda yang disahkan belum berpengaruh berjalan maksimal,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Ia juga menyinggung terkait tingkat kriminalitas san kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi. Sehingga, hal itu juga harua menjadi perhatian serius untuk semua pihak.

“Ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua, bagaimana mengatasi kedepannya agar lebih baik, dan tidak hanya untuk penegak hukum,” ingat Cak Nur.

Baca: Musrenbang Tingkat Kota Batam, Rudi: RKPD dan Renca PD Tahun 2022 Harus Dibahas Secara Matang

Berbagai upaya bisa dilakukan, seperti, meningkatkan sarana-prasarana dan juga sistem keamanan yang lebih baik guna menekan angka kriminalitas dan kecelakaan tersebut.

Berbicara tentang sarana dan prasarana, DPRD Batam mendorong agar penambahan titik-titik CCTv di berbagai lokasi yang dianggap rawan di Kota Batam.

“Ini salah satu cara agar bisa membantu para penegak hukum mengatasi tindak kriminalitas yang terjadi. Sehingga, jumlahnya bisa menurun,” jelasnya.

Selama ini pembangunan banyak terfokus pada infrastruktur. Padahal, bisang lain juga harus menjadi prioritas.

“Kami berharapa, pembangunan di bidang lainnya juga dimaksimlkan, seperti pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Kebutuhan masyarakat tidak hanya infrastruktur, tapi juga bidang lainnya yang selama ini belum disentuh,” lanjut Cak Nur.

“Mengingat kebutuhan masyarakat tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur. Namun bidang-bidang lain, yang belum disentuh oleh pembangunan,” katanya.

DPRD Kota Batam juga kembali mendorong Pemko Batam membuat dan menyiapkan strategi yang tepat dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca: Kemenag Keluarkan Surat Edaran Soal Ramadan 2021, Panduan Pelaksanaan Ibadah Hingga Bukber

Pemasangan tapping box dan pemenuhan 1500 titik wajib pajak juga harus diperhitungkan. Biayanya bisa diambil dari APBD.

“Semua itu menjadi perhatian kami, sehingga kedepannya Batam tidak hanya bagus pada infrastruktur, melainkan baik untuk segala lini,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *