Ini Isi Ceramah Oki Setiana Dewi Soal KDRT yang Tuai Kritikan Warganet

  • Whatsapp
Oki Setiana Dewi
Oki Setiana Dewi (foto: ist)

Batamline.com, Jakarta – Ceramah Oki Setiana Dewi menjadi jadi perbincangan warganet. Warganet menuding, kakak Ria Ricis menganggap Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah hal yang normal.

Sontak warganet menjadi geram dan memberikan kritikan terkait ceramah tersebut.

Bacaan Lainnya

Berikut isi ceramah Oki Setiana Dewi yang viral menuai kritik:

Jadi ada suami istri di Jeddah lagi bertengkar, suaminya pada saat itu marah luar biasa ke istrinya sampai wajah istrinya dipukul. Istrinya menangis saat itu. Kemudian tidak lama bel rumah berbunyi dan sang istri langsung membukakan pintu tersebut, dari kejauhan yang datang terlihat adalah ibu dari sang istri tersebut.

Baca: Kebijakan Baru: Tidak Ada Lagi Isoman, Positif Covid-19 Langsung Dikarantina!

Saat melihat siapa yang datang sang suami sangat deg-degan dalam hati dia sangat takut, ya Allah ini istriku pasti ngadu sama mertuaku karena habis ditampar sama aku. Setelah bertemu dengan ibunya, sang ibu bertanya kepada anaknya ini wahai anakku kenapa kamu menangis? Langsung sang anak menjawab, ya Allah ibu tadi aku berdoa sama Allah aku rindu sama ibu dan bapak, eh taunya Allah langsung mengabulkan doa aku, makin terharu aku sampai aku menangis ketemu ibu dan bapak.

Suaminya dari kejauhan melihat dan mendengar apa yang dibilang sang istri, dia kaget bukan main padahal istrinya bisa saja mengadukan apa yang baru saja terjadi padanya, bahwa ada kekerasan dalam rumah tangga di rumah ini baru saja. Dia bisa saja ngadu kalau baru saja aku pukul, kan kadang perempuan suka lebay ya melebih-lebihkan cerita. Nggak sesuai dengan kenyataan kalau lagi kesal ceritanya.

Mendengar pernyataan itu, hati sang suami langsung luluh, ya Allah istrinya menyimpan aib aku. Jadi nggak perlu menceritakan aib yang sekiranya membuat menjelek-jelekkan pasangan kita sendiri.

Tanggapan Komnas Perempuan

Menanggapi isi ceramah Oki Setiana Dewi, komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi mengatakan Komnas Perempuan menyesalkan ceramah yang berisi anjuran untuk tidak menceritakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau kekerasan terhadap istri (KTI) yang dialami perempuan kepada orangtuanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.