Jaga Kekebalan Komunal di Daerah Perbatasan, Binda Kepri Gencarkan Vaksinasi Booster di Batam

  • Whatsapp
Vaksinasi booster
Kabinda Kepri, Brigjen Pol. R. C. Gumay

Batamline.com, Batam – Binda Kepri terus melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam dan jajaran Forkopimda Kepri dalam rangka mempercepat vaksinasi booster bagi masyarakat berusia di atas 18 tahun, khususnya lansia.

Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/ 1123 /2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Lansia, penyuntikan vaksin booster dapat diberikan kepada lansia minimal 3 bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Bacaan Lainnya
Binda Kepri gencarkan vaksinasi booster di Batam

Menindaklanjuti regulasi tersebut, Binda Kepri bekerjasama dengan Yayasan Pancaran Maitri, PSMTI, dan Dinkes Batam menggencarkan pelaksanaan vaksinasi booster di sejumlah titik, yakni di Maha Vihara Duta Maitreya, Vihara Bhudi Bhakti Pekong, dan Gedung Tsu Chi Batam, pada Sabtu (26/02/2022).

Kabinda Kepri, Brigjen Pol. R. C. Gumay melalui Kabagops Binda Kepri, Kolonel Chb. Komara Manurung mengatakan sejalan dengan regulasi baru yang diterbitkan Kemenkes RI, diharapkan masyarakat terutama lansia untuk dapat segera mengikuti vaksinasi booster.

Baca: Update Gempa di Pasaman Barat: 8 Meninggal, Ribuan Orang Mengungsi

“Pelaksanaan vaksinasi booster ini terbuka untuk umum dan bagi lansia yang pada 3 bulan sebelumnya telah menerima dosis 2 dapat segera mengikuti vaksinasi booster,” jelasnya.

Ia melanjutkan, vaksinasi booster ini diperlukan untuk semakin memperkuat kekebalan komunal dalam mencegah penyebaran Covid-19, terutama varian Omicron.

“Provinsi Kepri yang berada di daerah perbatasan sangat rentan terhadap masuknya varian baru Covid-19 dari luar negeri, oleh karena itu diperlukan percepatan vaksinasi agar kesehatan masyarakat tetap terjaga dan pemulihan ekonomi berjalan optimal,” terangnya.

Sesuai dengan data Dinas Kesehatan Kepri, vaksinasi booster di Kepri hingga 25 Februari 2022 baru mencapai 8,46 persen atau 116.226 orang dari total target 1.373.372 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.