Karyawan Positif Corona, 1 Kafe di Batam Ditutup

  • Whatsapp
razia
Kasatpol PP Batam, Reza Khadafi

Batamline.com, Batam – Jajaran Satpol PP Kota Batam bersama jajaran kepolisian kembali menggelar razia protokol kesehatan dalam dua hari belakangan ini. Hal itu dilakukan akibat terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Batam.

Kasatpol PP Kota Batam, Reza Khadafi mengatakan, dari razia yang dilakukan dalam dua hari belakangan ini, kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker telah berjalan baik.

Bacaan Lainnya

Namun, di beberapa tempat masih ditemui restoran maupun kafe yang kapasitas pengunjung melebihi dari yang ditetapkan pemerintah, yakni maksimal 75 persen.

“Ada di beberapa titik, ada di Bengkong dan ada di Batamcenter,” ujar Reza, Senin (7/2/2022).

Ia melanjutkan, sejauh ini pihaknya menindak dua tempat usaha. Selanjutnya dua tempat usaha itu diminta untuk datang ke Kantor Satpol PP Kota Batam untuk membuat surat pernyataan, tidak mengulangi lagi.

Baca: Kecanduan Nonton Film Porno, Kakek 66 Tahun Cabuli 3 Cucu di Tanjungpinang

Tidak hanya over pengunjung, pihaknya juga meminta kepada salah satu pelaku usaha restoran untuk tutup. Karena ada salah satu karyawannya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mereka juga sudah menyerahkan surat tutup,” tuturnya.

Jika ke depannya, dua restoran yang over kapasitas itu kembali mengulangi perbuatannya, Reza menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi penutupan.

Baca: Waspada Banjir, Batam Diperkirakan Diguyur Hujan Selama 2 Hari ke Depan

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan razia protokol kesehatan, pihaknya memfokuskan untuk di wilayah yang berstatus zona merah.

Pengawasan itu, kata Reza dibagi menjadi dua. Ada pengawasan secara makro yang gabungan bersama TNI/Polri dan pengawasan secara mikro yang dilakukan oleh Camat.

“Kita punya 15 Satpol setiap kecamatan. Mereka bekerjasama dengan Kapolsek, Babinsa dan Bhabinkantibmas. Mereka akan jalan terus ke titik keramaian,” imbuhnya. (dva)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.