KPK Apresiasi Pemko Batam, Rudi Maksimalkan Peran Aparat Pengawas Intern Pemerintah

  • Whatsapp

Batamline.com, Batam – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencegah korupsi.

Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK Satgas 1, Tri Desa Adi Nurcahyo. Ia mengatakan capaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) Batam pada tahun 2020 lalu berada di urutan pertama.

Bacaan Lainnya

“Selamat karena pada 2020 lalu capaian MCP berhasil di urutan pertama dan tolong dipertahankan,” ujar Tri dalam Rapat Koordinasi dan Monitoring Pencegahan Korupsi di Kota Batam, Kamis (25/3/2021).

Meski begitu, perlu adanya peningkatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan Pemko Batam. Ia mengapresiasi dari sisi anggaran APIP sudah di atas ketentuan dari Permendagri.

“Dalam masalah pandemi ini, inspektorat harus melakukan pengawasan lebih. Proses pengadaan perlu diketahui inspektorat dibandingkan KPK, sehingga tinggal diperbaiki. Ditemukan dulu pengawasan internal sehingga pencegahan bisa dilakukan lebih awal,” ujarnya.

Baca: Walikota Batam Berikan Penghargaan Kepada Sat Reskrim Polresta Barelang

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan selamat datang bagi Tim dari KPK. Di kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pencegahan korupsi merupakan komitmen dirinya dalam memimpin roda pemerintahan di Batam.

“Semoga perubahan demi perubahan bisa digapai bersama, dan Batam lebih baik lagi ke depan,” katanya.

Sementara untuk urusan APIP, pihaknya akan terus meningkatkan perannya dalam mencegah tindak korupsi di lingkungan Pemko Batam. Ia menyampaikan bahwa pengawasan menjadi elemen penting dari sistem pemerintahan. Keberadaan dan peran APIP sangat penting sebagai peringatan dini di internal pemerintahan.

“Peran APIP yang efektif merupakan upaya untuk menjaga dan meningkatkan akuntabilitas keuangan daerah,” ujar dia.

Rudi mengaku, saat ini peran APIP di Batam terus dimaksimalkan. Ia juga menekankan, APIP harus profesional demi menangkal atau mencegah terjadinya penyimpangan di internal pemerintahan.

“Peran APIP sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak korupsi di dalam menyelenggarakan pemerintahan,” ujarnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, sejumlah Kepala OPD Batam, dan tamu undangan lainnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *