KPU Kota Batam Sebut Tahapan Coklit Pantarlih Sudah 47 Persen: Tidak Ada Kendala

Coklit Pantarlih
Adri Wislawawan

Batamline.com, Batam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam telah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) sebanyak 427.000 pemilih atau sekitar 47 persen dari 890.242 pemilih. Kegiatan coklit ini telah berlangsung sejak 24 Juni hingga 24 Juli mendatang.

Komisioner KPU Batam, Adri Wislawawan, mengungkapkan, coklit bertujuan untuk memastikan akurasi data pemilih menjelang Pilkada pada November 2024 mendatang. Adri optimis bahwa sisanya akan diselesaikan sebelum target yang diberikan oleh KPU pusat, yaitu pada 20 Juli 2024.

Read More

Menurutnya, penyelesaian lebih cepat akan memberikan waktu lebih banyak untuk menangani masalah yang mungkin timbul.

Coklit pantarlih
Petugas Pantarlih saat melakukan pendataan ke rumah warga di Sagulung

“Kita sudah berjalan sejak 24 Juni lalu, jadi kalau bisa dirampungkan oleh teman-teman di lapangan sebelum jadwalnya, yakni antara tanggal 16-20 Juli. Karena, semakin cepat kita selesaikan semakin bisa kita menemukan solusi jika terjadi masalah,” ujarnya, Selasa (2/7/2024).

Adri menambahkan bahwa hingga saat ini, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) tidak menemukan kendala berarti di lapangan. Proses coklit yang berjalan lancar ini menunjukkan efisiensi dan dedikasi para petugas.

Sebanyak 3.403 petugas pantarlih diturunkan ke lapangan untuk melakukan coklit di 1.811 TPS atau tempat pemungutan suara. KPU memaksimalkan jumlah pemilih untuk satu TPS yakni 600 orang, untuk memastikan setiap TPS dapat melayani pemilih dengan efisien.

Berdasarkan keputusan KPU pusat, satu pantarlih akan lakukan coklit satu TPS jika pemilihnya berjumlah 400 hingga 600 orang. Jika jumlah pemilih di atas 600 orang, maka dua pantarlih akan ditugaskan untuk tahapan coklit TPS tersebut. Ini untuk memastikan bahwa semua pemilih mendapatkan pelayanan yang tepat dan data mereka terverifikasi dengan benar. (sln)

Related posts