Miris! Siswi SMP Dikeroyok Teman dan Disiarkan di IG

siswi smp korban pengeroyokan
foto: ilustrasi/int

Batamline.com – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bekasi, Jawa Barat menjadi korban pengeroyokan. Ironisnya, penganiayaan itu disiarkan secara live di Instagram.

Penganiayaan itu terjadi di Lapangan Poris, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi pada Jumat (7/6/2024). Korban diketahui berinisial FAP (14), siswi kelas 1.

Read More

Korban dianiaya mulai dari pukul 17.30 WIB hingga 19.00 WIB, karena dituding menyebarkan gosip.

“Empat pelaku. Diduga dua anak yang merekam. Diduga seperti itu (dua pelaku lain melakukan kekerasan ke pelaku),” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, dilansir dari Tribunnews.com

Kejadian bermula saat satu dari empat pelaku mengajak korban pergi bermain. Ternyata ajakan itu merupakan jebakan.

“Dalam perjalanan, pelaku lainnya sudah menunggu di tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.

Setibanya di Lapangan Poris, FAP justru mendapatkan perlakuan kasar dari pelaku. Pelaku bergantian menampar dan memukul korban.

“Pelaku langsung menampar korban dan pelaku lainnya memukul korban, bahkan kejadian tersebut berlanjut hingga pukul 19.00 WIB,” ungkap dia.

“Keterangan korban demikian, live di Instagram saat kekerasan terjadi,” jelasnya.

Orang tua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bekasi Kota.

Penyidik tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pengeroyokan. Dalam waktu dekat, polisi bakal memanggil para terduga pelaku untuk dilakukan pemeriksaan.

“Untuk empat anak sebagai pelaku jadwal pemeriksaan hari Kamis pekan depan. Saat ini, tim penyidik sedang cek dan olah TKP,” tandas Firdaus.

Ayah korban, Erick Nur Arifin (46) mengatakan, pihaknya melaporkan empat bocah perempuan yakni NV, MG, UC, dan IC, mereka berbeda sekolah dengan korban.

“Tiga orang pelaku melakukan pemukulan dan dua orang (NV dan UC) merekam juga live Instagram perkelahian itu,” ucap Erick, dilansir TribunBekasi.com.

Erick mengaku tak terima dengan kejadian yang menimpa anaknya. Usai kejadian, putrinya mengalami sejumlah luka di wajah.

“Anak saya menderita luka memar pada bagian mata kanan sebelah bawah, pelipis kanan bengkak.”

“Rahang kiri bengkak, lengan tangan sebelah kiri memar, dan leher sebelah kiri lecet,” bebernya.

Related posts