Muslimin, Pria Gangguan Jiwa di Batuampar Diduga Tewas Dikeroyok, Ini Kronologinya

  • Whatsapp
Muslimin
Jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara (foto: jim)

Batamline.com, Batam – Muslimin, warga RT 05 RW 01 Kelurahan Seraya Kecamatan Batuampar ditemukan tewas. Diduga, pria yang mengalami gangguan kejiwaan itu meregang nyawa karena dikeroyok.

Saat ditemukan, pria 35 tahun itu (sebelumnya ditulis 45 tahun) hanya mengenakan celana pendek warna hitam. Darah segar mengucur dari kepala korban.

Read More

“Sebelumnya, dia (korban) kabarnya cekik anak orang. Jadi orang tua anak ini tidak terima dan lapor ke Ketua RT,” kata Sigit, warga sekitar.

Menurut Sigit, Ketua RT setempat akan mendamaikan korban dengan orang tua pada malam hari. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB, pria 45 tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga sekitar.

Baca: Breakingnews, Mayat Lelaki Gegerkan Warga Seraya Batam

Menurut warga, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seseorang berinisial D, warga sekitar.

Informasi lain yang diterima pewarta, ternyata korban sebelumnya dilaporkan telah mencekik anak dari D, orang yang pertama kali menemukan jasad D.

“Si D… (menyebut nama D) melapor ke RT, katanya anaknya dicekik korban. Rencananya malam ini RT akan mendamaikan mereka (korban dan D), tapi setelah adzan magrib korban sudah tewas dikeroyok orang. Dan yang pertama kali mengetahui korban tewas itu adalah D…,” katanya lagi.

Sementara itu, Kapolsek Batuampar, Kompol Salahuddin membenarkan adanya peristiwa ini. “Masih lidik,” sebutnya.

Salahuddin menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, D memang melapor ke Ketua RT setempat perihal anaknya dicekik oleh korban. D melapor ke Ketua RT pada pukul 18.00 WIB.

“Setelah adzan Maghrib sekira pukul 18.30 WIb, saudara D menyaksikan korban sedang dianiaya oleh para pelaku,” Salahuddin mengungkapkan keterangan saksi-saksi.

D melaporkan pengeroyokan itu kepada Ketua RT. Namun sesampai di lokasi, Muslimin sudah tidak bernyawa. Kepalanya mengeluarkan darah.

“Kita masih lidik. Untuk jasad korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara,” pungkasnya. (jim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.