Terungkap, EK Simpan Bayi 2 Hari Sebelum Dibuang

pelaku
Pembuang bayi di Citra Indah. (Not)

“Tak ingin perbuatan saya ketahuan bos, saya langsung jerat leher anak saya dengan pita celana panjang,” urainya.

Batamline.com, Batam – Kerja keras penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang mengungkap kasus temuan mayat bayi patut diacungi jempol.

Read More

Sebab, kurang dari 12 jam, kasus pembuangan mayat bayi di Perumahan Citra Indah, Batam, Jumat kemarin langsung terang benderang.

Dari keterangan tersangka EK (21), ibu kandung bayi malang tersebut, ia melahirkan anaknya di kamar mandi pada selasa (9/6) malam. Usai melahirkan buah cinta terlarangnya, EK meletakkan bayinya di atas kloset dengan beralaskan kain.

EK sempat mendengar tangis anaknya dan melihat kaki bayi mungil itu bergerak.

“Tak ingin perbuatan saya ketahuan bos, saya langsung jerat leher anak saya dengan pita celana panjang,” urainya.

Baca: Ungkap Kasus Pembuangan Bayi, Anggota DPRD Apresiasi Kinerja Sat Reskrim Polresta Barelang

Usai melahirka, EK ketiduran dan bagun menjelang pagi. Saat melihat ke kamar mandi bayi EK tak bergerak. “Sebelum saya bungkus dengan kain, saya sempat bersihkan darah di tubuh anak saya,” katanya.

Selanjutnya, EK menyimpan jasad bayinya yang sudah dibungkus dalam tas di dalam tumpukan kain. “Saya buang jasadnya pada kamis pagi,” katanya.

Baca: Breakingnews, Polisi Tangkap Ibu Pembuang Bayi di Batam

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas kebersihan menemukan jasad bayi dalam tong sampah di perumahan Citra Indah Batam.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan EK. Awalnya EK mengelak jika bayi itu anaknya. Bahkan EK mengatakan ia disuruh majikannya untuk membuang sampah yang berisi bayi tersebut ke tong sampah.

“Kita tidak begitu saja percaya. Setelah melakukan pendalaman, EK mengakui bayi itu anaknya yang dibunuh. Imbas dari rasa malu dan takut,” ungkap Kompol Andri Kurniawan, Kasat Reskrim Polesta Barelang.(not)

Editor: Uncu

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *