Kisah di Balik Tembok Rumah yang Jadi Neraka: Diam Selama Enam Tahun, Gadis 13 Tahun di Batam Akhirnya Buka Suara

by Def
0 comments
oknum camat di natuna Pencabulan terhadap anak Kejahatan seksual terhadap anak rudapaksa

Tante korban pun bergerak cepat. Ia bergegas menuju Batam, mencari keponakannya di kawasan Tanjunguma. Namun, saat tiba di lokasi, TR dan kedua anaknya ternyata sudah pindah. Harapan sempat buyar, tetapi tekad untuk mencari keadilan tak padam.

Setelah menerima pesan WhatsApp dari DS yang kembali menceritakan kepiluan hidupnya, sang tante akhirnya melapor ke Polsek Batuampar. Laporan itulah yang menjadi pintu masuk hukum.

Polisi Bergerak, Pelaku Diringkus

Penyidik segera melakukan profiling. Hasilnya, TR dan anak-anaknya terlacak berada di Kota Tanjungpinang setelah pindah karena alasan pekerjaan. Tim dari Polda Kepri langsung bergerak tanpa membuang waktu.

TR kini ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, DS dan adik laki-lakinya kini berada dalam pengawasan polisi. Sang adik disebut mengalami trauma berat karena beberapa kali menyaksikan langsung perbuatan ayahnya terhadap kakaknya.

Kini, DS mulai bisa bernapas sedikit lega. Rumah yang dulu menjadi neraka, perlahan mulai meninggalkan ingatan. Meski luka di tubuh dan jiwanya tak akan mudah sembuh, satu hal yang patut dicatat, keberanian seorang anak kecil untuk akhirnya bersuara telah menghentikan kekejaman yang nyaris tanpa saksi.

You may also like

Leave a Comment