Batamline.com, Batam – Kepolisian Resor Kota Barelang resmi mengalami pergantian pimpinan. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, digantikan oleh Kombes Pol Anggoro Wicaksono, Jumat (26/12/2025).
Kombes Pol Zaenal Arifin dimutasi ke jabatan baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian pada Bagintelkam Mabes Polri. Mutasi tersebut menandai berakhirnya masa tugas Zaenal sebagai Kapolresta Barelang.
Sebagai pengganti, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Kombes Pol Anggoro Wicaksono, yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kepulauan Riau. Penunjukan ini menempatkan Anggoro sebagai pimpinan baru di Polresta Barelang.
Kombes Pol Anggoro bukan nama baru di jajaran Polda Kepri. Perwira lulusan Akpol 2002 kelahiran Pekanbaru itu mencatat sejumlah pengungkapan besar selama lebih dari setahun memimpin Ditresnarkoba Polda Kepri.
Pada 17 September 2025, ia memimpin penggerebekan pabrik sabu di kawasan hutan lindung Pancur, Tanjung Piayu, Batam. Operasi tersebut menghasilkan dua tersangka dan penyitaan 5 kilogram sabu siap edar.
Ia juga berhasil mengungkap produksi vape berisi sabu cair di sebuah apartemen kawasan Harbour Bay, Batam.
Di lingkungan internal, Anggoro dikenal sebagai pemimpin tegas dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Dari beliau kami belajar tentang kepedulian terhadap sesama. Berbagi rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan menjadi ciri khas beliau,” ujar seorang perwira Ditresnarkoba Polda Kepri.
Sebelum bertugas di Kepulauan Riau, Anggoro pernah menjabat sebagai Kapolres Berau dan Kapolres Kutai Timur di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur.
Dengan rekam jejak tersebut, ia diharapkan mampu melanjutkan dan meningkatkan kinerja Polresta Barelang dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Batam, Rempang, dan Galang.
Pergantian ini merupakan bagian dari mutasi besar-besaran yang dilakukan Polri di akhir tahun 2025. Kapolri merotasi sedikitnya 1.068 perwira. Mutasi disebut sebagai proses lumrah untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja kepolisian.