Batamline.com, Batam – Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi seorang anak, bagi DS (13) justru berubah menjadi ruang gelap penuh luka. Sejak usianya menginjak 7 tahun, gadis belia itu menyimpan rahasia paling menyakitkan, ayah kandungnya sendiri, TR (49), melakukan perbuatan tak pantas terhadap dirinya.
Dari tahun ke tahun, kekerasan itu terus berulang. Bahkan, ketika usianya menginjak 9 tahun hingga kini di usia 13 tahun, korban juga mengalami rudapaksa oleh ayahnya. Tak cukup di situ, sang ayah juga tega “menjual” DS kepada temannya seharga Rp 500 ribu.
Namun, kasus yang berlangsung selama enam tahun ini akhirnya terungkap bukan karena petugas, melainkan karena sebuah panggilan telepon yang dilakukan DS dengan penuh keberanian.
Baca: Ayah Bejat di Batam Tega Cabuli dan Eksploitasi Anak Kandung Rp 500 Ribu
Awal Mula Rumah Menjadi Neraka
Kehidupan DS berubah drastis setelah sang ibu meninggal dunia. Sejak saat itu, tak ada lagi yang melindunginya. Rumah yang mereka tinggali bertiga, DS, adik laki-lakinya, dan sang ayah menjadi tempat paling mencekam.