Batamline.com, Batam – Peristiwa hanyutnya seorang anak laki-laki berusia 3,5 Tahun warga Tanjung Sengkuang, kec Batu ampar, kota Batam. Senin (22/6/2026).
Informasi yang dihimpun, korban bermain di parit sekitar rumahnya. Namun, diduga karna kondisi curah hujan yang tinggi dan arus air deras sehingga menyeret sang anak.
Dilokasi kejadian, terlihat beberapa mobil kepolisian, mobil Basarnas dan tim TNI AL yang turun melakukan pencarian.
Madih, Ketua RW 12 menjelaskan kejadian bermula saat seorang anak berusia 3,5tahun tersebut sedang bermain di sekitar rumahnya dan hanyut terbawa arus karena curah hujan yang tinggi dan arus air yang kuat di parit.
“seorang anak usia 3,5tahun hanyut terbawa arus. Anak itu bermain air saat hujan di parit kemudian terbawa arus air yang deras dari parit itu,” ujar Madih.
Kejadian terjadi pagi hari, saat kondisi hujan deras. Warga turut mencari dilokasi saat mendengar kejadian tersebut dan kemudian bantuan dari pihak kepolisian dan Basarnaspun datang.
“Kejadiannya pagi hari saat itu kondisi hujan deras. Warga sempat bantu mencari saat dapat informasi kemudian datang pihak kepolisian dan tim Basarnas membantu,” katanya.
Disisi lain, Salah satu Tim Basarnas, Dedius menjelaskan bahwa pihaknya dari pagi Sekitar pukul 10.00 WIB telah melakukan pencarian disekitar lokasi kejadian.
“Kami turun jam 10.00 WIB dan langsung lakukan pencarian sekitar lokasi kejadian,” jelas Dedius saat dikonfirmasi.
Dirinya menjelaskan bahwa telah melakukan pencarian sekitar 3-4 jam namun hingga saat ini korban belum ditemukan. Tim juga akan melakukan pencarian sesi kedua.
“Kami telah melakukan pencarian sekitar 3-4 jam namun hingga saat ini korban belum ditemukan dan kami akan lakukan pencarian sesi kedua,” ujar Dedius.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak terkait masih melakukan penyisiran dan pencarian korban. (Bob)