Home » Mobil APV Tercebur di Dermaga Batuampar, Sopir Tewas Penumpang Selamat

Mobil APV Tercebur di Dermaga Batuampar, Sopir Tewas Penumpang Selamat

by Redaksi
Mobil tercebur laut

Batamline.com, Batam – Seorang pengemudi mobil Suzuki Grand APV meninggal dunia setelah kendaraannya tercebur ke laut di Dermaga JT Timur, Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, Selasa (20/10/2026) dini hari. Mobil bernomor polisi BP 1773 EG itu diduga menerobos akses masuk kawasan pelabuhan tanpa izin sebelum akhirnya jatuh ke perairan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.14 WIB. Di dalam mobil terdapat dua orang, yakni pengemudi berinisial S (54) dan penumpang berinisial A (49). Penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan pengemudi ditemukan meninggal dunia saat dievakuasi dari dalam kendaraan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam, AKP Zharfan Edmond, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa satu unit mobil Suzuki Grand APV BP 1773 EG yang terjatuh ke laut di Dermaga JT Timur Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, pada Selasa dini hari sekira pukul 04.14 WIB,” ujar Zharfan saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Menurut Zharfan, berdasarkan informasi awal, kendaraan tersebut masuk ke kawasan pelabuhan dengan menerobos akses masuk tanpa izin. Petugas keamanan sempat melakukan pengejaran, tetapi mobil terus melaju hingga terjatuh ke laut.

“Berdasarkan informasi awal, kendaraan masuk ke kawasan pelabuhan dengan menerobos akses masuk tanpa izin. Petugas keamanan sempat melakukan pengejaran, namun kendaraan terus melaju hingga akhirnya terjatuh ke laut,” katanya.

Petugas keamanan pelabuhan kemudian melakukan penyelamatan terhadap penumpang A yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara itu, pengemudi S ditemukan sudah tidak bernyawa ketika dikeluarkan dari dalam mobil.

Proses evakuasi kendaraan melibatkan personel Polri, Basarnas, dan instansi terkait. Setelah beberapa jam penanganan, mobil tersebut berhasil diangkat dari perairan sekitar dermaga pada pukul 09.20 WIB.

“Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Polri, Basarnas, dan instansi terkait. Kendaraan berhasil dievakuasi sekira pukul 09.20 WIB,” tutur Zharfan.

Hingga Selasa, polisi masih menyelidiki penyebab kejadian, termasuk alasan kendaraan menerobos akses masuk kawasan terbatas pelabuhan. Penyidik juga memeriksa saksi-saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap penyebab kejadian dengan memeriksa saksi-saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi,” pungkas Zharfan. (Bob)

You may also like