Petugas segera mengevakuasi sang ibu ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat. Kondisinya disebutkan sangat lemah dan membutuhkan perawatan intensif.
“Kemudian lansia yang masih hidup dibawa ke RS terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama, sedangkan untuk S (korban meninggal) dibawa ke RS Polri Keramatjati untuk dilakukan otopsi,” jelas IPTU Gayuh.
Hingga kini, penyebab pasti kematian S masih diselidiki. Polisi juga melakukan pendalaman terkait kondisi keluarga tersebut yang diduga hidup dalam keterbatasan dan minim pemantauan lingkungan.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial antarwarga, terutama terhadap keluarga rentan yang tinggal hanya berdua tanpa pengawasan intensif.
Sumber: Suara.com