Home » Aksi Cepat Polres Bintan Selamatkan 9 PMI dari Perdagangan Orang di Perairan Kepri

Aksi Cepat Polres Bintan Selamatkan 9 PMI dari Perdagangan Orang di Perairan Kepri

by Gara
0 comments

Batamline.com, Bintan — Polres Bintan menyelamatkan 15 orang yang hendak di berangkatkan ke Malaysia untuk bekerja sebagai PMI Ilegal.

Melalui patroli laut yang sigap, aparat berhasil menyelamatkan sembilan calon PMI ilegal yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di perairan Pulau Buou, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (3/12) malam.

Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari patroli rutin Satpolairud Polres Bintan di perairan Tanjunguban. Di tengah patroli, petugas menerima informasi intelijen terkait speedboat mencurigakan yang bergerak dari Batam menuju Malaysia dengan membawa calon PMI nonprosedural.

“Begitu mendapat informasi, petugas langsung melakukan pengejaran. Speedboat akhirnya berhasil dihentikan di pesisir Pulau Buou,” ujar Yunita dalam konferensi pers di Mapolres Bintan, Selasa (30/12).

Upaya penyelamatan sempat diwarnai drama. Saat akan diamankan, para calon PMI berusaha melarikan diri ke arah hutan. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, sembilan calon PMI dan satu orang kru kapal berhasil diamankan tanpa korban jiwa.

Kesembilan PMI tersebut terdiri dari dua perempuan dan tujuh laki-laki yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Palangkaraya, Madura, dan Lombok. Mereka diketahui dijanjikan pekerjaan di Malaysia dengan iming-iming gaji besar.

“Seluruh calon PMI telah kami serahkan ke BP3MI untuk dipulangkan ke daerah asal dan mendapatkan pendampingan,” tegas Yunita.

Hasil penyelidikan mengungkap fakta memilukan. Para korban rata-rata membayar hingga Rp15 juta per orang kepada seorang pelaku berinisial A, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, tekong speedboat masih buron dan dalam pengejaran intensif aparat kepolisian.

“Kami tidak berhenti di sini. Pengembangan kasus terus dilakukan untuk membongkar jaringan TPPO ini sampai ke akar,” tambahnya.(*)

Sumber: Batampos

You may also like

Leave a Comment