Batamline.com, Batam – Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Tamark 02 dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut di perairan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Hingga Sabtu (17/1), keberadaan korban masih belum diketahui, sementara tim SAR terus melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian.
Insiden kecelakaan laut atau man over board (MOB) tersebut terjadi pada Jumat (16/1) sekitar pukul 17.30 WIB, saat kapal sedang berlayar. Informasi kejadian baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang pada Sabtu sore.
Laporan disampaikan langsung oleh nakhoda Kapal Tamark 02, Elryk Jacobus, ketika kapal berada di koordinat 01°09.487′ Lintang Utara dan 103°56.222′ Bujur Timur.
Berdasarkan keterangan awal, korban diduga terpeleset sebelum akhirnya terjatuh ke laut. Menyadari kejadian tersebut, awak kapal sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar titik jatuh korban. Namun hingga pencarian awal dilakukan, korban belum berhasil ditemukan.
Korban diketahui bernama Sakaria Jerianto (23), kru Kapal Tamark 02. Ia menjadi satu-satunya korban dalam insiden tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, pada Operasi SAR hari pertama (H.1), Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Pos SAR Batam langsung mengerahkan personel serta sarana pencarian ke lokasi kejadian.
Pencarian dilakukan dengan menyisir perairan sekitar titik jatuh korban, dengan mempertimbangkan arah arus laut dan kondisi cuaca yang memengaruhi pergerakan korban di laut. Koordinasi juga dilakukan dengan Vessel Traffic Service (VTS) Batam serta Polairud Polda Kepri guna mendukung pengamanan lalu lintas laut sekaligus memperluas area pencarian.
Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.
“Pencarian dilakukan sesuai prosedur operasi SAR dengan mempertimbangkan data arus dan kondisi cuaca di lokasi,” ujarnya.
Basarnas juga mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Tanjung Pinggir agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung dan hasil operasi SAR akan disampaikan secara berkala. (*)