Promo Umrah Berujung Dugaan Penipuan, Kasus Travel Altintur Diselidiki Polisi

by Def
0 comments
penipuan perjalanan umrah

Setelah dana ditransfer, sejumlah kejanggalan mulai terjadi. Perlengkapan jemaah seperti koper dan seragam tidak kunjung diberikan dengan alasan persediaan habis. Keluarga Mona hanya menerima syal, mukena, bahan seragam yang belum dijahit, serta buku panduan perjalanan.

Permasalahan memuncak pada Sabtu (27/12/2025) ketika Mona memperoleh informasi bahwa sekitar 80 jemaah dari sebuah pondok pesantren gagal diberangkatkan sejak November 2025. Sejak saat itu, pemilik Altintur tidak lagi dapat dihubungi.

Kondisi semakin tidak kondusif setelah grup komunikasi resmi travel diduga dimanipulasi. Sejumlah percakapan lama dihapus, kolom komentar ditutup, dan jumlah administrator grup dikurangi.

“Seolah-olah komunikasi sengaja diputus. Antara agen dan jemaah tidak bisa lagi saling berbagi informasi,” ujar Mona.

Di media sosial, sejumlah grup dengan nama “Korban Altintur” bermunculan. Para korban diduga berasal dari berbagai daerah, di antaranya Batam, Uban, Tanjungpinang, Dabo Singkep, dan wilayah lain di Kepulauan Riau.

Mona telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Batam Kota. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, membenarkan adanya laporan tersebut.

You may also like

Leave a Comment