Batamline.com, Batam – Polisi mengamankan dua dari tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan terhadap seorang buruh bangunan di kawasan proyek Sekupang, Batam. Kasus tersebut mencuat setelah video korban dalam kondisi penuh luka beredar di media sosial.
Korban diketahui bernama Carlim (52), buruh harian asal Majalengka. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah luka dan lebam pada bagian belakang tubuh korban. Carlim juga mengaku mengalami pemukulan pada bagian wajah hingga mengalami luka di hidung.
“Saya sama Abang saya dipukulin,” ujar Carlim dalam rekaman video tersebut.
Kasus ini kemudian ditangani Polsek Sagulung setelah polisi menindaklanjuti video yang beredar serta laporan yang diterima.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Riyanto membenarkan adanya dugaan kekerasan terhadap buruh bangunan tersebut. Polisi telah mengamankan dua orang dari tiga terduga pelaku yang teridentifikasi.
“Untuk pelaku baru kami amankan. Ada tiga orang, yang saat ini kita amankan baru dua. Sementara yang membuat LP baru satu orang,” terang Riyanto.
Berdasarkan informasi awal, dugaan kekerasan tersebut berkaitan dengan persoalan ketenagakerjaan antara korban dan pihak perusahaan yang mempekerjakan mereka. Persoalan tersebut di antaranya menyangkut dugaan gaji yang belum dibayarkan serta kasbon.
Namun, polisi masih mendalami rangkaian kejadian dan keterangan para pihak untuk memastikan fakta serta peran masing-masing orang yang terlibat.
Pemeriksaan terhadap dua terduga pelaku yang telah diamankan masih berlangsung. Polisi juga masih memproses laporan kasus tersebut sesuai ketentuan hukum. (Bob)