Home » Polisi Ungkap Hubungan Terduga Pelaku dan Karyawati Infineon yang Ditemukan Tewas di Kos

Polisi Ungkap Hubungan Terduga Pelaku dan Karyawati Infineon yang Ditemukan Tewas di Kos

by Redaksi
Pembunuhan Batam

Batamline.com, Batam – Pria berinisial A yang diamankan dalam kasus pembunuhan Sunarti Adian (24), karyawati PT Infineon Technologies Batam asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata merupakan tetangga kos korban. Polisi menyatakan hubungan keduanya sebatas sesama penghuni kos dan masih mendalami motif pembunuhan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Tri Poerbowo, mengatakan pemeriksaan sementara tidak menemukan hubungan asmara maupun kekerabatan antara korban dan terduga pelaku.

“Pelaku merupakan tetangga kos korban. Hubungan antara pelaku dan korban hanya sebatas teman karena sama-sama tetangga kos,” ujar Agung, Rabu (28/10/2026).

Sunarti ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2, Blok F1, Batam, Selasa (27/10/2026). Jasad korban diketahui setelah warga mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar.

Korban diketahui sedang menjalani cuti sakit jangka panjang setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Polisi mengamankan A pada Selasa malam setelah penemuan jasad korban. Saat penangkapan, petugas menembak kaki terduga pelaku karena disebut berupaya melawan.

Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Dipo Patria, mengatakan penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Untuk saat ini pelaku yang diamankan satu orang dan masih dilakukan pengembangan. Terkait penambahan pelaku lain nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” kata Dipo.

Penyidik juga menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Polda Kepri untuk memastikan penyebab kematian Sunarti, termasuk mendalami dugaan adanya luka akibat senjata tajam.

“Kalau terkait luka tusuk, masih kami lakukan pemeriksaan mendalam. Saat ini kami masih menunggu hasil autopsi resmi dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” jelas Dipo.

Terduga pelaku A masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sei Beduk. Polisi belum mengungkap motif pasti di balik kematian korban dan masih mengembangkan penyelidikan. (Bob)

You may also like