Batamline.com, Batam – Meski dunia medis terus berkembang, stroke dan serangan jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia pada 2026. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, kedua penyakit ini masih menjadi ancaman besar karena sering datang tiba-tiba dan kerap terlambat ditangani.
Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah di otak. Jika tidak segera ditangani, sel-sel otak dapat rusak hanya dalam hitungan menit dan menimbulkan kecacatan permanen.
Gejala stroke sebenarnya cukup mudah dikenali. Mulut tampak mencong, lengan atau kaki tiba-tiba lemah atau mati rasa, bicara pelo, penglihatan mendadak kabur, hingga sakit kepala hebat tanpa sebab jelas. Bila tanda-tanda ini muncul, penderita harus segera dibawa ke rumah sakit.
Sementara itu, serangan jantung terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah yang mengalirkan darah ke jantung. Sumbatan ini umumnya disebabkan oleh penumpukan kolesterol. Gejalanya sering berupa nyeri dada hebat seperti ditekan benda berat, rasa sakit yang menjalar ke lengan kiri atau rahang, disertai keringat dingin, mual, dan sesak napas.
Penanganan stroke dan serangan jantung sangat bergantung pada kecepatan pasien mendapatkan pertolongan medis. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang pasien selamat dan pulih dengan baik.
Kabar baiknya, sebagian besar kasus stroke dan serangan jantung sebenarnya bisa dicegah. Para ahli menyebutkan, perubahan gaya hidup berperan besar dalam menurunkan risiko kedua penyakit ini.
Langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain menjaga tekanan darah tetap normal, mengurangi konsumsi garam, gula, dan lemak, memperbanyak buah dan sayur, serta rutin berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol juga sangat penting.
Selain itu, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, dan rutin memeriksakan kesehatan, seperti cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala awal stroke maupun serangan jantung. Jika tanda-tanda muncul, segera cari pertolongan medis karena setiap menit sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah dampak jangka panjang.