Batamline.com, Batam – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau memastikan kebutuhan uang kartal masyarakat selama periode Ramadhan dan Idulfitri 2026 tercukupi, baik dari sisi jumlah maupun pecahan.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Rony Widijarto Purubaskoro, mengatakan secara nasional kebutuhan uang kartal pada Ramadhan dan Idulfitri 2026 diperkirakan mencapai Rp185,6 triliun. Angka tersebut meningkat 15,1 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp161 triliun.
“Peningkatan ini sejalan dengan tren permintaan uang tunai yang biasanya meningkat menjelang Ramadhan dan Idulfitri,” ujar Rony.
Untuk wilayah Kepulauan Riau yang meliputi tujuh kabupaten/kota, BI memperkirakan kebutuhan uang kartal mencapai Rp2,9 triliun selama periode tersebut. Nilai ini naik 38 persen dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp2,1 triliun, serta meningkat 16 persen dari realisasi 2024 sebesar Rp2,5 triliun.
Selain itu, BI Kepri juga menyiapkan dana sebesar Rp94,2 miliar untuk layanan penukaran uang. Jumlah ini melonjak 165,35 persen dibandingkan realisasi penukaran uang tahun 2025 yang tercatat Rp35,5 miliar.
“Penyiapan uang ini kami lakukan dengan mempertimbangkan proyeksi penarikan perbankan, asumsi makroekonomi, tren historis realisasi tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi yang membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran,” jelas Rony.
Program SERAMBI 2026
Dalam rangka memastikan kelancaran distribusi dan layanan uang kartal, BI secara nasional melaksanakan program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri 2026).