Home » Jejak Karier AKP Yohanes Bonar Adiguna: Dari Buser hingga Kapolsek di Batam, Kini Terseret Kasus Liquid Vape

Jejak Karier AKP Yohanes Bonar Adiguna: Dari Buser hingga Kapolsek di Batam, Kini Terseret Kasus Liquid Vape

Profil AKP Yohanes Bonar, Lulusan Akpol dan PTIK Berprestasi yang Kini Tersandung Kasus Narkotika

by Redaksi
Profil AKP Yohanes Bonar Adiguna

Batamline.com, Batam – Nama AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea menjadi sorotan publik setelah Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara itu dikabarkan ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur terkait dugaan kepemilikan narkotika jenis cair atau liquid vape.

Di balik kasus yang kini viral tersebut, Yohanes Bonar Adiguna dikenal sebagai perwira polisi yang memulai kariernya dari Kota Batam, Kepulauan Riau. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2015 dan tercatat lulus dengan peringkat 158.

Karier lapangan Yohanes dimulai dari di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau. Pada awal penugasannya sekitar tahun 2016, ia bertugas sebagai anggota Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polresta Barelang (Kota Batam) saat masih berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda). Setelah itu, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan di tingkat polsek di wilayah Kota Batam.

Yohanes kemudian menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Sagulung. Tak lama berselang, ia kembali dipercaya memimpin unit reserse di Polsek Nongsa. Kariernya terus berlanjut dengan menduduki posisi Kanit Reskrim Polsek Batuampar sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kapolsek Batuaji.

Selain pengalaman lapangan, Yohanes juga memiliki catatan akademik yang cukup menonjol. Pada tahun 2020, ia menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan berhasil masuk dalam peringkat delapan besar.

Usai menempuh pendidikan pengembangan tersebut, Yohanes dipindahkan ke wilayah hukum Polda Kalimantan Timur.

Penugasan pertamanya di Kalimantan Timur adalah sebagai Kasat Polairud Polres Paser pada tahun 2020. Setahun kemudian, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Pamin Sepripim Polda Kaltim atau staf pribadi pimpinan di lingkungan Polda Kaltim.

Karier Yohanes di Kalimantan Timur terus berlanjut di fungsi reserse. Ia sempat menjabat sebagai Ps Kasat Reskrim Polres Kutai Barat pada periode 2021 hingga 2022, lalu dipercaya menjadi Ps Kasat Reskrim Polres Bontang pada 2022 hingga 2023.

Dalam perjalanan karier berikutnya, Yohanes juga pernah menduduki jabatan Kapolsek Muara Jawa dan Kapolsek Sungai Kunjang Samarinda sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara.

Nama Yohanes sendiri sempat dikenal dalam sejumlah pengungkapan kasus narkotika di Kutai Kartanegara. Namun kini, perjalanan karier perwira yang mengawali tugas dari Batam tersebut justru menjadi sorotan setelah dirinya dikaitkan dalam dugaan kasus narkotika yang ditangani internal Polda Kalimantan Timur.

You may also like