Pada akhir November, publik dikejutkan dengan tewasnya DPA (25), calon pemandu lagu (LC) yang disiksa selama tiga hari oleh empat tersangka di sebuah rumah di Perumahan Jodoh Permai.
Motif penyiksaan dipicu video rekayasa yang dibuat salah satu pelaku, AIN, seolah-olah korban mencekiknya. Korban dipukul, diikat, disemprot air ke hidung, hingga akhirnya meninggal.
Para pelaku mencoba menyamarkan identitas korban sebagai MR X sebelum dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya ditangkap polisi.
6. Siska Bella Dibunuh Pacar Sendiri di Kamar Indekos
Kasus terakhir menimpa Siska Bella (21), perantau asal OKU Selatan yang bekerja di Batam. Ia dibunuh pacarnya, M Tegar Pratama (20), pada 16 Desember 2025 di kamar indekosnya di Batu Selicin, Lubuk Baja.
Pelaku mengaku tersinggung oleh ucapan korban. Ia melilitkan kaos ke leher Bella hingga tidak bernyawa lalu meninggalkan jasadnya begitu saja. Korban ditemukan dua hari kemudian dalam kondisi membengkak. Polisi menyimpulkan kematian disebabkan kekerasan tanpa penggunaan senjata tajam.
Dengan selesainya enam kasus pembunuhan tersebut, Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan di Kota Batam. Tahun 2025 menjadi catatan penting karena seluruh kasus yang menelan korban jiwa berhasil diungkap hingga pelakunya ditahan dan diproses hukum.