Batamline.com, Jakarta – Gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia di Lebanon memicu respons cepat pemerintah, mulai dari percepatan pemulangan jenazah hingga instruksi peningkatan kewaspadaan bagi pasukan di lapangan.
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya personel TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ungkapan duka itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (31/3/2026).
“Inna lillahi wa inna ‘ilaihi raaji’uun. Turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” tulis Prabowo.
Seiring kabar duka tersebut, pemerintah langsung bergerak melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan proses pemulangan jenazah berjalan lancar.
“Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur,” ucap dia.
Selain itu, pemerintah juga mendorong investigasi atas insiden yang menewaskan tiga prajurit tersebut. Langkah ini diiringi dengan peningkatan kesiapsiagaan bagi pasukan TNI yang masih bertugas dalam misi UNIFIL.