Konsul Jenderal RI Johor Bahru menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat dalam proses pelindungan dan pemulangan kedua nelayan tersebut.
“Sinergi yang kuat antarinstansi memastikan proses pelindungan dan fasilitasi pemulangan warga negara kita dapat berjalan dengan cepat, aman, dan lancar,” tulis rilis resmi KJRI Johor Bahru.
Adapun instansi yang terlibat dalam proses tersebut antara lain APMM Negeri Johor, APMM Zona Tanjung Sedili, Satpolairud Polresta Barelang, Polda Kepri, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Batam, KSOP Batam, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau.
Setelah proses serah terima selesai, kedua nelayan bersama perahunya berhasil kembali ke Batam dengan selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi lintas negara dalam penanganan keadaan darurat yang dialami nelayan tradisional, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.