Home » 148 WNI Dipulangkan dari Malaysia ke Batam, KJRI Johor Bahru, Perlindungan Anak Jadi Prioritas

148 WNI Dipulangkan dari Malaysia ke Batam, KJRI Johor Bahru, Perlindungan Anak Jadi Prioritas

by Redaksi
WNI dipulangkan dari malaysia

Batamline.com, Batam – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru kembali memfasilitasi pemulangan 148 Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke Tanah Air melalui Batam, Kepulauan Riau, Selasa (30/6/2026).

Rombongan diberangkatkan dari Pelabuhan Pasir Gudang, Johor, menggunakan kapal feri MDM Express pada pukul 13.30 waktu setempat menuju Batam. Pemulangan tersebut merupakan bagian dari Program M yang dijalankan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Putrajaya dengan dukungan Pemerintah Malaysia.

Program ini bertujuan mengurangi kepadatan di Depo Tahanan Imigresen (DTI) dan telah berlangsung sejak Desember 2024 melalui jalur laut Johor–Batam. Dalam kurun dua tahun, program tersebut menargetkan pemulangan sekitar 7.200 WNI/PMI.

Sebanyak 148 orang yang dipulangkan terdiri atas 126 laki-laki, 21 perempuan, dan seorang anak perempuan berusia enam tahun asal Jawa Timur. Mereka sebelumnya menjalani penahanan akibat pelanggaran keimigrasian di Malaysia, telah menyelesaikan masa hukuman, kemudian ditempatkan sementara di DTI Pekan Nenas, Johor, dan DTI Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Mayoritas WNI yang dipulangkan berasal dari Nusa Tenggara Barat sebanyak 44 orang, Jawa Timur 23 orang, Aceh 18 orang, Nusa Tenggara Timur 13 orang, Kepulauan Riau 11 orang, serta sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

Dalam proses pemulangan, KJRI Johor Bahru memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, terutama anak yang ikut dalam rombongan.

“Tugas pelindungan ini melampaui urusan administratif. Kami berpegang teguh pada prinsip kemanusiaan dan penghormatan terhadap hak dasar setiap WNI. Bagi anak-anak, kehati-hatian dan rasa aman dalam proses pemulangan adalah prioritas utama,” ujar Paltzky Ainurrafi Hidayat, Pranata Informasi Diplomatik KJRI Johor Bahru yang mendampingi proses pemulangan.

Setibanya di Batam, seluruh WNI langsung disambut dan didampingi satuan tugas gabungan yang terdiri dari BP3MI, P4MI, Imigrasi, Bea Cukai, dan Kepolisian. Mereka menjalani proses pemeriksaan serta fasilitasi kepulangan ke daerah asal masing-masing.

Koordinasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemulangan berlangsung tertib, aman, dan memberikan dukungan bagi para WNI setelah kembali ke Indonesia.

Hingga akhir Juni 2026, KJRI Johor Bahru telah memfasilitasi pemulangan sebanyak 3.034 WNI/PMI ke Tanah Air. Dari jumlah tersebut, 1.177 orang dipulangkan melalui skema Program M yang menjadi hasil kerja sama kemanusiaan antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia.

You may also like