Batamline.com, Batam – Bareskrim Mabes Polri turun langsung ke Batam untuk mengusut penyebab pemadaman listrik atau blackout yang melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang pada Senin lalu. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.
Tim investigasi Bareskrim melakukan penyelidikan dengan mendatangi sejumlah lokasi gardu listrik milik PLN. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah gardu Sei Harapan, Sekupang, Batam.
Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Asep Safrudin, membenarkan pengerahan tim tersebut. Ia mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti gangguan listrik yang berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.
“Kita turun untuk membuka fakta yang sebenarnya terkait peristiwa blackout di Batam,” ujar Asep.
Menurutnya, proses penyelidikan masih berlangsung. Tim Bareskrim juga melakukan pemeriksaan bersama tim forensik Mabes Polri guna mendalami peristiwa yang menyebabkan aliran listrik padam hingga hampir 18 jam tersebut.
Asep meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk mengungkap penyebab kejadian berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan di lapangan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Jangan berspekulasi dan membuat informasi yang menyesatkan di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.
Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap penyebab blackout yang berdampak pada aktivitas warga dan dunia usaha di Batam, Bintan, serta Tanjungpinang. Hingga proses pemeriksaan selesai, masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. (Bob)