Batamline.com, Batam – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian besi di kawasan Terowongan Pelita, Batam, viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.
Video yang diunggah akun Instagram @rusli_kurniawan itu direkam sekitar pukul 05.02 WIB pada Sabtu (13/6/2026). Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria diduga sedang membobok beton penutup parit yang merupakan bagian dari proyek revitalisasi kawasan tersebut.
Aksi yang disebut warganet sebagai “rayap besi” itu pertama kali diketahui oleh pemilik akun, Rusli Kurniawan, saat dirinya sedang berolahraga pagi bersama sejumlah rekannya.
Rusli mengaku awalnya tidak berniat merekam peristiwa tersebut. Namun, suara benturan yang berasal dari lokasi membuatnya penasaran hingga kemudian mengabadikan kejadian itu.
“Awalnya hanya berlari pagi dan mengambil video seperti pada rutinitas lari biasa. Lalu, karena saya mendengar bunyi bobokan beton, spontan saya berpikir nekat sekali orang itu mengambil besi-besinya,” kata Rusli saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2026).
Dalam unggahannya, Rusli menyoroti dugaan pengambilan besi dari dalam beton precast penutup parit yang berada di area revitalisasi Terowongan Pelita.
“Rayap besi beraksi! Ketika BP Batam sedang merevitalisasi Terowongan Pelita dan masih dalam tahap pengerjaan, ada yang menggerogoti besi-besi yang ada di dalam precast penutup parit,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Setelah videonya ramai diperbincangkan, Rusli mengaku berinisiatif melaporkan kejadian itu dengan menandai akun media sosial Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, agar mendapat perhatian dari pemerintah.
“Setelah saya putar lagi videonya, saya berpikir ini perlu dilaporkan ke Wawako agar mendapat atensi,” ujarnya.
Video tersebut pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Warga berharap aparat maupun instansi terkait dapat menindaklanjuti dugaan pengrusakan fasilitas umum tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan di Kota Batam. (Bob)