Home » Penerimaan Pajak Batam Tembus Rp1,07 Triliun, Naik Hampir 22 Persen pada Semester I 2026

Penerimaan Pajak Batam Tembus Rp1,07 Triliun, Naik Hampir 22 Persen pada Semester I 2026

by Redaksi
Pajak Batam 2026

Batamline.com, Batam – Pemerintah Kota Batam mencatat realisasi penerimaan pajak daerah pada Semester I Tahun 2026 mencapai Rp1,071,2 triliun atau 51,02 persen dari target tahunan sebesar Rp2,099,4 triliun. Capaian tersebut meningkat 21,98 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan pada Semester I Tahun 2025 realisasi penerimaan pajak daerah tercatat sebesar Rp878,2 miliar atau 50,63 persen dari target Rp1,734,6 triliun.

“Realisasi penerimaan pajak semester I tahun ini naik 21,98 persen dibandingkan tahun lalu. Tahun ini tercatat Rp1,071,2 triliun,” ujar Raja Azmansyah, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, penerimaan pajak daerah ditopang oleh sejumlah sektor, di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar Rp441,9 miliar atau 48,19 persen dari target Rp917 miliar. Penerimaan PBJT berasal dari sektor tenaga listrik, makanan dan minuman, jasa perhotelan, jasa parkir, serta jasa kesenian dan hiburan.

Selain itu, penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp288 miliar atau 54,66 persen dari target Rp527 miliar. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terealisasi sebesar Rp157,9 miliar atau 53,54 persen dari target Rp295 miliar.

Sementara itu, penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat Rp91,5 miliar atau 62,49 persen dari target Rp146,46 miliar. Adapun Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp83,8 miliar atau 45,87 persen dari target Rp182,88 miliar.

Untuk jenis pajak lainnya, penerimaan pajak reklame mencapai Rp7,072 miliar atau 27,08 persen dari target Rp26,121 miliar. Sedangkan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) terealisasi Rp712 juta atau 14,84 persen dari target Rp4,8 miliar.

Raja Azmansyah optimistis target penerimaan pajak daerah tahun ini dapat tercapai melalui berbagai langkah optimalisasi yang terus dilakukan pemerintah.

“Kami optimistis target pajak daerah dapat terealisasi karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik,” katanya.

Ia menambahkan, Bapenda Batam akan terus meningkatkan pendataan, pemeriksaan, dan penagihan terhadap wajib pajak, memperluas penggunaan alat perekam transaksi pajak, meningkatkan digitalisasi layanan perpajakan, memperkuat sosialisasi, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan pelayanan yang optimal agar kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak daerah semakin meningkat,” pungkasnya.

You may also like