Batamline.com, Batam – Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap kasus pembobolan ruko di kawasan Harbour Bay, Batuampar, Batam. Pemuda berinisial ARP (19) akhirnya ditangkap setelah diduga menggasak sejumlah peralatan fotografi dan elektronik bernilai tinggi.
Kasus tersebut terungkap setelah karyawan korban mendapati ruang kantor dalam kondisi berantakan pada Rabu (9/9/2026) pagi. Pemilik ruko berinisial J (47) kemudian mengecek barang-barang miliknya dan mendapati sejumlah peralatan berharga telah hilang.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Batuampar bersama Subdit 3 Jatanras Polda Kepri. Petugas melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah petunjuk di lokasi kejadian, termasuk menelusuri rekaman CCTV.
Dari rekaman dan bukti yang dikumpulkan, polisi kemudian melakukan penelusuran terhadap keberadaan terduga pelaku hingga mengarah ke wilayah Lubuk Baja.
Kapolsek Batuampar Kompol Amru Abdullah mengatakan, hasil penyelidikan dan pendalaman bukti akhirnya mengarahkan petugas kepada ARP.
“Dari hasil penyelidikan dan pendalaman bukti, petugas mendapati keberadaan terduga pelaku. ARP berhasil diamankan di sebuah ruko kawasan Lubuk Baja pada Kamis (10/9) malam sekira pukul 20.06 WIB,” kata Amru, Jumat (11/9/2026).
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga merupakan hasil kejahatan. Barang bukti tersebut antara lain satu unit kamera Fujifilm XT3, tiga unit lensa Viltrox dan Fujinon, satu unit drone Mavic Pro, laptop, serta dua unit lampu flash Godox.
Polisi juga menyita pakaian yang diduga digunakan tersangka ketika beraksi serta rekaman CCTV sebagai bagian dari barang bukti penyidikan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ARP ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Polsek Batuampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 Ayat (1) huruf f dan g UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tegas Amru.
Kasus ini sekaligus menunjukkan pentingnya sistem pengawasan pada tempat usaha, terutama ketika bangunan ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Amru mengimbau para pemilik usaha memperketat sistem keamanan, termasuk memasang kamera pengawas. Selain berfungsi memantau kondisi sekitar, rekaman CCTV dapat menjadi petunjuk penting bagi kepolisian ketika terjadi tindak pidana. (Bob)