Home » Dampingin Ketua Umum, Korwil Sumatera Hadiri Muskorda Lampung Selatan

Dampingin Ketua Umum, Korwil Sumatera Hadiri Muskorda Lampung Selatan

by Gara

Batamline.com, Lampung – Ketua IJTI Korwil Sumatera, Gusti Yennosa, menghadiri Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) IJTI Krakatau Raya di Lampung Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Gusti Yennosa datang bersama sejumlah pengurus IJTI lainnya dan bertemu langsung dengan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan.

Kehadiran Gusti Yennosa bersama jajaran pengurus IJTI Korwil Sumatera menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Muskorda IJTI Krakatau Raya, sekaligus memperkuat soliditas organisasi dan hubungan antarjurnalis televisi di wilayah Sumatera.

Gusti Yennosa mengatakan, sinergitas yang selama ini terbangun di tubuh IJTI harus terus dijaga dan diperkuat. Menurutnya, kebersamaan antarpengurus dan anggota menjadi modal penting dalam mendorong terwujudnya jurnalisme yang positif, profesional dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Oca berharap sinergitas ini bisa terus terjaga untuk mewujudkan jurnalisme positif,” ujar Gusti Yennosa.

Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IJTI Sumatera, Gusti Yennosa, bersama jajaran anggota yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Muskorda.

Herik mengatakan, kehadiran jajaran IJTI dari berbagai daerah di Sumatera menjadi bentuk dukungan agar pelaksanaan Muskorda berjalan baik dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin maju.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Korwil Sumatera Gusti Yennosa yang hadir langsung bersama anggota untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan di Sumatera, sehingga Muskorda IJTI Krakatau Raya dapat berjalan dengan baik,” ujar Herik.

Menurutnya, keberadaan IJTI di daerah diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi para jurnalis televisi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pemberitaan yang berimbang, profesional dan konstruktif.

Ia berharap para jurnalis tetap menjaga integritas dan kode etik jurnalistik, sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas.

“Dengan adanya IJTI, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi daerah, terutama melalui pemberitaan yang berimbang serta ikut mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Pengda IJTI Lampung Andreas, Ketua Panitia Muskorda Ages, Ketua DPRD Lampung Selatan, Kapolres Lampung Selatan, perwakilan Pengadilan Negeri Kalianda, Ketua SMSI Lampung Selatan, Ketua IWO Lampung Selatan, serta Ketua PWI Lampung Selatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah, masyarakat dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, sinergi tersebut harus terus dirawat melalui komunikasi yang terbuka, saling menghargai serta komitmen bersama untuk menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap IJTI Korda Krakatau Raya menjadi wadah yang semakin solid bagi para jurnalis televisi, meningkatkan kompetensi anggotanya, menjaga profesionalisme serta terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” ujar Syaiful.

Ia juga berharap Muskorda tersebut mampu melahirkan kepengurusan yang kuat dan solid, sekaligus menyusun program kerja yang berkualitas serta menghadirkan gagasan-gagasan baru bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama memperkuat sinergi antara pemerintah, insan pers dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Lampung Selatan yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Muskorda IJTI Krakatau Raya secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lampung Selatan.

“Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Koordinator Daerah IJTI Korda Krakatau Raya secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Syaiful saat membuka kegiatan.

Doa untuk Jurnalis yang Hilang

Selain agenda organisasi, kegiatan Muskorda IJTI Krakatau Raya juga diwarnai dengan pembacaan doa bersama untuk jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Anak Krakatau.

Doa tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas insan pers terhadap rekan seprofesi yang hingga kini masih dalam pencarian.

Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta mengikuti doa bersama. Momentum tersebut sekaligus mengingatkan bahwa tugas jurnalistik memiliki tantangan dan risiko yang tidak ringan, terutama ketika jurnalis harus berada di lapangan untuk mendapatkan informasi secara langsung.

Melalui Muskorda ini, IJTI Krakatau Raya diharapkan semakin solid, profesional dan mampu menghadirkan karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran pers dalam pembangunan daerah.

You may also like