Home » Polisi Tunggu Hasil Autopsi Sunarti yang Tewas Ditikam Pria Sadis di Batam

Polisi Tunggu Hasil Autopsi Sunarti yang Tewas Ditikam Pria Sadis di Batam

by Gara
Sunarti Adian

Batamline.com, Batam – Polisi masih menunggu hasil autopsi resmi dari tim medis RS Bhayangkara Polda Kepri untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sunarti Adian (24), karyawati PT Infineon Technologies Batam asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Autopsi ini menjadi kunci utama penyidik untuk memastikan indikasi luka bekas senjata tajam pada tubuh korban.

Sunarti sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2, Blok F1, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa (27/10/2026). Saat ditemukan, korban sedang menjalani masa cuti sakit jangka panjang usai mengalami kecelakaan lalu lintas.

Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Dipo Patria menegaskan bahwa tim medis masih mendalami kondisi fisik jenazah melalui pemeriksaan forensik.

“Kalau terkait luka tusuk, masih kami lakukan pemeriksaan mendalam. Saat ini kami masih menunggu hasil autopsi resmi dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” ujar Ipda Dipo Patria, Selasa (27/10/2026).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan warga. Warga sekitar curiga setelah mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari dalam kamar kos korban.

Tak berlama-lama, tim gabungan kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial A yang diduga kuat terlibat dalam kematian Sunarti pada Selasa malam.

Dalam proses penangkapan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan di bagian kaki karena terduga pelaku mencoba melawan.

“Untuk saat ini pelaku yang diamankan satu orang dan masih dilakukan pengembangan. Terkait penambahan pelaku lain nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” kata Dipo.

Polisi juga mengungkapkan bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya hubungan kekeluargaan maupun asmara antara korban dengan terduga pelaku A.

Saat ini, terduga pelaku A masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Barelang untuk menguak motif di balik peristiwa misterius tersebut. Penyidik terus mencocokkan keterangannya dengan hasil penemuan di TKP serta menunggu hasil autopsi akhir dari tim forensik. (Bob)

You may also like