Home » Balita 3,5 Tahun di Batam Hanyut Terseret Arus Parit, Hari Kedua Pencarian Belum Ditemukan

Balita 3,5 Tahun di Batam Hanyut Terseret Arus Parit, Hari Kedua Pencarian Belum Ditemukan

by Redaksi
balita hanyut batam

Batamline.com, Batam – Upaya pencarian terhadap seorang balita laki-laki berusia 3,5 tahun yang dilaporkan hanyut terseret arus parit di kawasan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, masih belum membuahkan hasil hingga memasuki hari kedua, Selasa (23/6/2026).

Korban diketahui hilang pada Senin (22/6/2026) saat bermain di sekitar rumahnya ketika wilayah tersebut diguyur hujan deras yang menyebabkan aliran parit menjadi kuat.

Pencarian pada hari kedua dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, Bakamla, serta dibantu warga sekitar. Tim menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur aliran air dari lokasi awal korban hanyut.

Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, mengatakan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area pencarian pada hari berikutnya.

“Pencarian akan dilanjutkan besok oleh tim TNI AL, Basarnas, Bakamla, Polairud, dan warga,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pada hari ketiga pencarian, tim akan memfokuskan penyisiran di wilayah Pelabuhan Haji Taib dengan mempertimbangkan kondisi arus air serta faktor pasang surut.

“Tim akan berpindah ke wilayah Pelabuhan Haji Taib dengan pertimbangan waktu pencarian dan kondisi pasang surut,” jelasnya.

Amur menambahkan, pada hari ketiga pencarian akan dibagi menjadi tiga tim gabungan yang juga melibatkan warga serta membawa keluarga korban untuk membantu proses identifikasi lokasi.

Sementara itu, Ketua RW 12 Tanjungsengkuang, Madih, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban bermain di sekitar parit dekat rumahnya saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Anak itu bermain air saat hujan, kemudian terbawa arus deras di parit,” ujarnya.

Menurutnya, warga sempat melakukan pencarian mandiri setelah mengetahui kejadian tersebut sebelum akhirnya tim gabungan tiba di lokasi untuk melakukan penyisiran lebih lanjut.

“Warga sempat mencari sebelum bantuan dari kepolisian dan Basarnas datang,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan akan memperluas area pencarian sesuai perkembangan di lapangan. (Bob)

You may also like