Batamline.com, Batam – Pemerintah Kota Batam memprioritaskan penyelesaian kawasan permukiman warga, fasilitas pendidikan, dan perkantoran pemerintahan dalam percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan bertahap dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Walikota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pengembangan Rempang Eco City bertujuan membangun ekosistem ekonomi baru yang didukung kawasan permukiman yang proporsional sesuai arah perkembangan Kota Batam.
“Tujuan kita di sana adalah membangun ekosistem ekonomi baru dan permukiman yang proporsional sesuai dengan perkembangan kota. Soal waktu pembangunan, itu hanya masalah tahapan. Pada akhirnya semuanya tetap akan dibangun secara terencana,” ujar Amsakar, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, konsep pengembangan PSN Rempang Eco City memiliki kerangka kerja yang kuat dan telah memperoleh penilaian positif di tingkat nasional. Kawasan tersebut dirancang sebagai kawasan terpadu yang dilengkapi sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Amsakar menjelaskan, pengembangan kawasan mencakup pembangunan permukiman, infrastruktur transportasi, pemberdayaan masyarakat, fasilitas umum dan sosial, serta kawasan pemerintahan dan keamanan.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kota Batam juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurut Amsakar, pengembangan kawasan ekonomi modern harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang yang tercipta.
Ia meyakini manfaat PSN Rempang Eco City akan dirasakan masyarakat setelah infrastruktur dasar selesai dibangun, kawasan permukiman layak huni tersedia, fasilitas pendidikan dan perkantoran beroperasi, serta investasi mulai masuk.
“Masyarakat akan mulai merasakannya jika semua infrastruktur sudah nyaman dan aman, kawasan permukiman terbangun, sekolah dan perkantoran selesai, serta investasi telah masuk,” katanya.
Amsakar menegaskan, fokus Pemerintah Kota Batam saat ini adalah menyelesaikan sejumlah target prioritas sebelum melanjutkan pembangunan pada tahap berikutnya.
“Target utama yang paling penting saat ini adalah penyelesaian kawasan permukiman warga, fasilitas sekolah yang direncanakan, serta perkantoran pemerintahan. Hal-hal lainnya akan terus berproses seiring berjalannya waktu,” ujarnya. (Bob)