Batamline.com, Batam – Kepedulian masyarakat perantauan terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan Ikatan Keluarga Adonara Barat (IKAB) Batam bersama sejumlah organisasi anak rantau Adonara.
Dalam aksi kemanusiaan tahap pertama yang digelar selama dua hari, 22–23 Agustus 2026, para sukarelawan berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp20 juta.
Penggalangan dana dilakukan di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Batam dengan melibatkan gabungan pemuda dan paguyuban Adonara.
Sejumlah organisasi yang terlibat di antaranya Generasi Muda Witihama Batam, Rol Lamawolo Batam, IKA Batam, Lewo Lema, Murine Koli Batam, Perkumpulan Keluarga Witihama Batam, dan Pratu Batam.
Ketua IKAB Batam Laurens Leyn mengatakan, aksi tersebut dilandasi kepedulian masyarakat Adonara di perantauan terhadap warga Flores yang terdampak bencana.
“Aksi ini dilakukan untuk meringankan beban saudara-saudari kita yang terdampak bencana Gempa Flores NTT,” ujar Laurens.
Ia mengapresiasi antusiasme para pemuda Adonara yang terlibat langsung dalam penggalangan dana dengan menyapa masyarakat Kota Batam di sejumlah ruas jalan.
“Terima kasih atas antusiasme, semangat, serta partisipasi dari muda-mudi anak rantau Adonara,” tuturnya.
Penggalangan dana tersebut tidak berhenti pada aksi tahap pertama. IKAB Batam bersama lintas organisasi Adonara dijadwalkan kembali turun ke jalan pada 30–31 Agustus 2026 untuk menggalang donasi tambahan.
Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Flores.
Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, NTT, pada pekan sebelumnya menyebabkan puluhan warga meninggal dunia dan menimbulkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur publik. Rumah warga turut terdampak, sementara akses jalan di beberapa kawasan dilaporkan mengalami gangguan.
Aksi solidaritas yang dilakukan masyarakat Adonara di Batam menjadi bentuk kepedulian perantauan terhadap warga di daerah asal yang tengah menghadapi dampak bencana. (Bob)