Home » Soroti Maraknya “Rayap Besi”, Amsakar: Jangan Biarkan Anggaran Negara Terbuang

Soroti Maraknya “Rayap Besi”, Amsakar: Jangan Biarkan Anggaran Negara Terbuang

10 Kasus dan 18 Pelaku, Amsakar Nyatakan Perang terhadap "Rayap Besi" di Batam

by Redaksi
perusakan fasilitas umum Batam

Batamline.com, Batam – Walikota Batam, Amsakar Achmad, menyoroti maraknya aksi perusakan fasilitas umum yang belakangan terjadi di Kota Batam. Pemerintah Kota Batam bersama aparat penegak hukum berkomitmen memberikan tindakan tegas terhadap pelaku yang dikenal masyarakat dengan sebutan “rayap besi”.

Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar saat berada di Mapolresta Barelang, Senin (15/6/2026), menyusul viralnya video dugaan pengambilan besi pada proyek revitalisasi Terowongan Pelita yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Kita prihatin terhadap kejadian tersebut. Hal seperti ini terlihat intensitasnya meningkat dan menjadi atensi kolektif bagi kita semua,” kata Amsakar kepada awak media.

Menurutnya, peningkatan kasus perusakan fasilitas umum menjadi perhatian serius pemerintah. Berdasarkan data yang diterimanya, terdapat 10 kasus serupa dengan total 18 orang yang terdiri dari pelaku dan penadah telah diamankan.

“Hal ini terlihat bahwa sudah ada 10 kasus seperti ini dengan 18 tersangka dan penadah,” ujarnya.

Amsakar menegaskan, negara telah mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk pembangunan dan pemeliharaan fasilitas umum. Karena itu, aksi perusakan yang terus berulang hanya akan mengakibatkan pemborosan anggaran.

“Negara sudah mengeluarkan anggaran untuk fasilitas umum. Namun, jika kejadian ini terus terjadi, maka anggaran negara terbuang hanya untuk hal yang sama secara terus-menerus,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk ikut berpartisipasi dalam mencegah terulangnya aksi serupa.
“Semua pihak dan juga pelaku usaha agar berpartisipasi untuk meminimalisir kejadian ini terulang. Tindakan tegas akan diberikan kepada para pelaku,” katanya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pengambilan besi dari beton penutup parit di kawasan proyek revitalisasi Terowongan Pelita viral di media sosial. Video tersebut direkam oleh seorang warga yang tengah berolahraga pagi pada Sabtu (13/6/2026).

Rekaman itu kemudian memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Warga berharap aparat dan instansi terkait segera menindaklanjuti dugaan perusakan fasilitas umum tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Batam. (Bob)

You may also like