Home » Imigrasi Sita Puluhan Perangkat Elektronik saat Gerebek Ratusan WNA di Apartemen Baloi View

Imigrasi Sita Puluhan Perangkat Elektronik saat Gerebek Ratusan WNA di Apartemen Baloi View

by Redaksi
Penggerebekan di apartemen Baloi

Batam, Batamline.com – Aparat Imigrasi tidak hanya mengamankan ratusan warga negara asing dalam penggerebekan di Apartemen Baloi View, Kota Batam, Rabu (6/5/2026) dini hari, tetapi juga menyita berbagai perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan aktivitas para WNA tersebut.

Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa komputer, telepon genggam, paspor, serta dokumen izin tinggal. Barang-barang tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat, menyebutkan jumlah WNA yang diamankan mencapai sekitar 200 orang, meski angka pastinya masih dalam proses pendataan.

“Konfirmasi saat ini betul sekitar 200 orang, tapi belum bisa dipastikan jumlah pastinya karena masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Ia menambahkan, mayoritas WNA yang diamankan berasal dari Tiongkok. Selain itu, terdapat juga warga negara asing dari dua negara lainnya yang masih dalam tahap identifikasi.

“Mayoritas WNA China, dan ada juga dari dua kewarganegaraan lain. Total ada tiga kewarganegaraan, tapi masih kami dalami,” kata Guntur.

Temuan perangkat elektronik dalam jumlah cukup banyak menjadi salah satu fokus pendalaman petugas. Seluruh barang bukti kini diperiksa untuk mengungkap aktivitas yang dijalankan para WNA tersebut selama berada di Batam.

Meski demikian, pihak Imigrasi belum merinci dugaan pelanggaran yang dilakukan. Pendalaman masih terus dilakukan, termasuk memeriksa dokumen izin tinggal dan aktivitas yang dilakukan para WNA.

Kepala Imigrasi Batam, Wahyu Eka Putra, juga membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menegaskan bahwa proses pendataan dan pemeriksaan masih berlangsung.

“Iya informasi itu benar, jumlahnya ada ratusan. Untuk jumlah pastinya masih belum, kami masih mendata,” ujarnya.

Seluruh WNA yang diamankan kini berada di Kantor Imigrasi Batam untuk menjalani pemeriksaan intensif. Imigrasi menyatakan akan mengungkap hasil lengkap setelah seluruh proses pendalaman selesai dilakukan.

You may also like