Si Amru, Mobil Polisi yang Menjemput Mimpi Anak-anak Tanjungsengkuang Batam

by Redaksi
program si amru batam

Namun ada satu perbedaan yang membuatnya khawatir. Jika dahulu ia berjalan di jalan kampung yang relatif sepi kendaraan, anak-anak Tanjungsengkuang harus melintasi ruas jalan sempit yang dipadati lalu-lalang kendaraan bermotor dan kendaraan industri. Kekhawatiran itulah yang kemudian dibawanya ke kantor.

“Sampai di kantor saya kumpulkan para kanit. Kami diskusikan persoalan ini dan akhirnya muncul solusi. Kami harus mengorbankan satu mobil polsek untuk membantu mengantar anak-anak pulang,” ujarnya.

Pilihan kemudian jatuh pada kendaraan Binmas karena kapasitasnya lebih besar dibandingkan mobil patroli sehingga dapat menampung lebih banyak siswa. Sejak saat itu, Si Amru mulai beroperasi.

Bagi Amru Abdullah, keberhasilan program Si Amru bukan semata soal mengantar anak sekolah sampai rumah. Lebih dari itu, program tersebut menjadi jembatan yang mendekatkan polisi dengan masyarakat.

Ia pun merasakan perubahan sikap warga yang kini lebih terbuka untuk berdiskusi dan melaporkan persoalan di lingkungan mereka. Menurutnya, tugas polisi tidak hanya menangani tindak kriminal, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

“Fungsi kita membuat masyarakat merasa aman, nyaman, dan tenteram. Dengan kegiatan seperti Si Amru, masyarakat mulai terbuka kepada kami dan tidak segan berdiskusi jika ada kendala,” katanya.

Upaya tersebut bahkan mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program Si Amru memperoleh penghargaan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai salah satu program terobosan terbaik yang dijalankan jajaran Polda Kepulauan Riau melalui Polsek Batuampar.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat perkotaan, Si Amru hadir dengan cara yang sederhana, menyediakan satu mobil, sedikit waktu, dan kepedulian.

Namun bagi anak-anak yang setiap siang menunggu di depan gerbang sekolah, kehadiran mobil itu jauh lebih berarti.

Tawa Anak-Anak di Dalam Mobil Polisi

Tugas menjemput siswa dilakukan secara bergiliran oleh para Bhabinkamtibmas di wilayah Batuampar. Salah satunya adalah Bhabinkamtibmas Tanjungsengkuang, Bripda Iwan. Baginya, kegiatan tersebut bukan sekadar tugas dinas.

Di balik seragam dan tanggung jawab sebagai anggota kepolisian, ada momen-momen sederhana yang justru membuatnya menunggu waktu penjemputan tiba.

“Kadang saya yang tidak sabar menjemput mereka. Ada saja tingkah lucunya setiap hari. Bikin kami tertawa. Yang penting mereka senang dan orangtuanya juga tenang,” ucapnya.

You may also like