Si Amru, Mobil Polisi yang Menjemput Mimpi Anak-anak Tanjungsengkuang Batam

by Redaksi
program si amru batam

Kepanikan yang Berubah Menjadi Rasa Syukur

Di masa-masa awal program berjalan, tidak semua orangtua langsung memahami tujuan kehadiran mobil polisi yang mengantar anak-anak mereka pulang.

Roni, salah seorang wali murid, masih mengingat bagaimana dirinya sempat panik saat melihat anaknya turun dari mobil polisi. Warga sekitar pun ikut keluar rumah karena mengira telah terjadi sesuatu.

Namun kepanikan itu segera berubah menjadi senyum setelah mengetahui maksud sebenarnya. “Awalnya kami semua kaget. Kok anak-anak diantar pakai mobil polisi. Kami panik. Mereka malah turun sambil ketawa-ketawa,” kenangnya.

Setelah mendapatkan penjelasan, para orangtua justru merasa terbantu. Anak-anak pulang dengan aman dan selalu membawa cerita baru dari perjalanan mereka bersama para polisi.

“Ada saja cerita mereka. Kadang dapat hadiah karena menang tebak-tebakan di mobil,” ujarnya.

Menurut Roni, program tersebut layak mendapatkan apresiasi karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia bukan sekadar kendaraan polisi. Itu adalah tumpangan pulang yang membawa rasa aman, tawa, dan keyakinan bahwa selalu ada orang dewasa yang peduli pada perjalanan mereka menuju rumah.

Kendaraan ini menjadi simbol pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat, khususnya anak-anak, dengan mengedepankan aspek keselamatan pelajar yang harus melintasi jalan-jalan padat kendaraan di kawasan industri Batuampar.

“Semoga program ini bisa terus berjalan dan terus ditingkatkan. Pun Kapolsek atau Kapolresta berganti program ini harus tetap bertahan,” harapnya. (Defrizal)

You may also like